Sabtu, 26 November 2016

Cara Mengubah Video YouTube menjadi Gambar Animasi GIF

Dibandingkan gambar biasa, gambar GIF menjadi opsi yang menarik karena menggunakan gambar bergerak. Tak jarang di internet dijumpai gambar GIF lucu yang menggunakan screenshot sebuah film. Ada banyak cara untuk membuat gambar GIF seperti itu. Terlebih kalau membuat gambar GIF dari video YouTube. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk membuat gambar GIF dari video YouTube adalah menggunakan layanan gifyoutube.com. Kemudahannya, memakai layanan gifyoutube.com ini tak memerlukan aplikasi tambahan. Cukup dengan akses internet, maka gambar GIF bisa dihasilkan. via Digital Trends Untuk membuat gambar GIF ini, tinggal menuju ke URL video YouTube yang dipilih. Selanjutnya, tinggal memilih waktu dan durasi animasi GIF yang ingin dibuat. Tak lupa, Anda perlu juga menuliskan judul dari gambar GIF tersebut. Durasi maksimal yang bisa dibuat adalah selama 5 detik. Selain menggunakan layanan gifyoutube.com, sebenarnya pihak YouTube sendiri menyediakan fitur serupa. Namun untuk saat ini, fitur tersebut hanya terbatas. Sembari menunggu kedatangan fitur tersebut untuk semua video, paling tidak saat ini bisa menggunakan layanan serupa seperti gifyoutube.



Sumber : https://www.beritateknologi.com/cara-mengubah-video-youtube-menjadi-gambar-animasi-gif/

Cara Mengirim File Berkecepatan Tinggi menggunakan WiFi di Android

Mengirim file APK, foto, dan video merupakan hal umum yang bisa dilakukan antar perangkat seluler seperti smartphone. Namun biasanya orang-orang menggunakan Bluetooth sebagai koneksi untuk saling mengirimkan file antar ponsel. Aplikasi SHAREit Namun sering kali terdapat kendala jika menggunakan Bluetooth sebagai layanan transfer file, mulai dari susahnya pairing dan lambatnya kecepatan transfer data. Kini ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu layanan transfer data menggunakan aplikasi pihak ketiga yaitu SHAREit. Aplikasi pihak ketiga ini menggunakan jaringan WiFi yang tersedia di smartphone Android. Dengan menggunakan jaringan WiFi sebagai jaringan transfer data, jelas ini akan mempercepat kecepatan transfer file antar perangkat. Cara menggunakannya pun cukup mudah dan banyak pilihan file apa saja yang dapat dikirim termasuk file APK. Pengguna hanya tinggal memilih ingin mengirim file atau menerima file. Jika memilih mengirim file Anda hanya perlu memilih file apa saja yang akan Anda kirim dan jika telah selesai Anda tinggal memilih ke perangkat mana file itu akan dikirim, tentunya perangkat lain yang akan menerima juga telah menginstal aplikasi SHAREit ini. Untuk menerima file juga mudah, hanya tekan terima nantinya file akan terkirim jika perangkat lain memilih perangkat Anda sebagai penerima. Berbeda dengan Bluetooth yang memungkinkan harus melakukan pairing, di aplikasi ini tidak perlu melakukan hal itu, kita hanya tinggal memilih icon perangkat lain yang telah mengaktifkan mode terima. Menyeleksi file yang akan dikirim   Jenis perangkat yang kompatibel dengan aplikasi ini cukup beragam, yaitu tersedia untuk Android, iOS, Windows Phone, dan PC Windows. Tentunya mengirim file berukuran jumbo bukan sesuatu yang membosankan, karena dengan menggunakan WiFi sebagai jaringan transfer, kecepatan transfernya dapat mencapai rata-rata 20 MB per detiknya tergantung kapasitas hardware yang dimiliki tiap perangkat.




Sumber :
https://www.beritateknologi.com/cara-mengirim-file-berkecepatan-tinggi-menggunakan-wifi-di-android/

Mengenal lebih dalam tentang Kabel Fiber Optik

Sebagian kita mungkin sudah terlalu sering mendengar kata fiber optik, namun jika diminta untuk menjelaskan apa itu fiber optik bagi sebagian orang belum begitu mengenal jenis kabel satu ini. Memang akhir-akhir ini perusahaan telekomunikasi Indonesia tengah mencanangkan penggunaan kabel fiber optik untuk keperluan koneksi internet. Pada kesempatan kali ini penulis akan sedikit menjelaskan apa itu fiber optik dan apa saja kegunaannya. Karakteristik fiber optik Fiber optik sendiri jika diartikan secara umum merupakan sebuah jaringan kabel yang terbuat dari bahan serat kaca. Nah jika dihubungkan dengan tekonologi jaringan, fiber optik digunakan sebagai media untuk mentransmisi arus data secara terarah (wireline). Karakterisitik utama dari fiber optik, yakni memiliki inti yang terbuat dari serat kaca dan memiliki beberapa lapisan yang tentunya tiap lapisan memiliki fungsi masing-masing. Berikut ini merupakan komponen yang membentuk karakteristik dari fiber optik: Inti, Pada bagian inti jenis serat kaca berpernaruh pada kualitas dari kabel fiber optik itu sendiri. Diameter inti serat optik memiliki ukuran yang berbeda-beda, antara 2 μm hingga 50 μm. Lebih besar diameter inti serat kaca maka akan semaik baik pula kualitas dan kemampuan si fiber optik ini. Cladding, untuk bagian ini adalah komponen yang terbuat dari kaca dan memiliki fungsi sebagai pelindung inti fiber optik. Bagian ini sering disebut juga sebagai jaket Cladding dan untuk diameternya antara  5 μm – 250 μm. Selain sebagai pelindung inti, cladding juga berfungsi memancarkan cahaya dari luar kepada inti. Coating, lapisan ini juga sering disebut sebagai mantel, berbeda dengan inti dan cladding yang terbuat dari kaca, untuk lapisan ini terbuat dari bahan plastik. Fungsi dari mantel ini adalah untuk melindungi gangguan dari luar seperti lengkungan kabel dan kelembaban udara yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan dalam. Setiap mantel memiliki warna yang berbeda-beda, tujuannya agar dapat mempermudah penyusunan urutan core. Strength Member & Outer Jacket, Perlindungan utama berawal dari lapisan ini. lapisan strength member dan outer jacket merupakan lapisan terluar dari kabel fiber optik, fungsinya jelas untuk melindungi inti kabel fiber optik dari gangguan secara langsung. Jenis Kabel Fiber Optik kabel fiber optik sendiri memiliki dua jenis, yaitu : Single mode, yaitu kabel fiber optik yang memiliki inti lebih kecil dengan ukuran 9 micron. Memiliki fungsi untuk mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nm) yang hanya bisa menyebarkan cahaya melalui satu inti pada suatu waktu. Multimode, sedangkan multimode digunakan untuk tujuan komersial. Memiliki inti yang lebih besar dan memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat dalam waktu yang bersamaan. Untuk diameternya, multimode memiliki diameter 62.5 micron dan memiliki fungsi mengantarkah sinar inframerah dengan panjang gelombang 850-1300nm. Fungsi dari kabel fiber optik sendiri adalah melindungi jaringan-jaringan lokal seperti LAN( Local Area Network. Karena kabel fiber optik terbuat dari bahan kaca dan dilapisi dengan bahan kuat yang membuatnya tidak mudah rusak, sehingga kabel ini cocok untuk menjaga stabilitas jaringan di instansi atau sebuah perusahaan dengan gedung bertingkat. Bahkan untuk sekarang ini, fiber optik telah digunakan pada jaringan bawah laut untuk menghubungkan suatu negara dengan negara lain. Untuk cara kerja kabel fiber optik sendiri berbeda dengan kabel jaringan pada umumnya seprti coaxial atau twisted. Bahan kabel ini terbuat dari kaca bukan tanpa sebab, karena dengan menggunakan bahan kaca kabel ini mampu mengubah energi listrik menjadi cahaya dengan menggunakan fungsi cermin pada kabel. Dengan memiliki kemampuan dapat mengkonversi energi listrik ke dalam bentuk cahaya, maka kabel ini memiliki gangguan elektrik yang cukup minim. Tentunya kabel jenis ini sangat cocok dengan area yang memiliki gelombang area yang tinggi. Kelebihan menggunakan fiber optik : Bahannya tidak bisa berkarat Memiliki ukuran yang kecil, ringan dan fleksibel Tidak terganggu dengan gangguan gelombang elektrik Tidak menggunakan energi elemen api atau listrik sehingga tidak menyebabkan kebakaran Jika dibandingkan dengan transmisi jenis tembaga, fiber optik membutuhkan dana yang lebih hemat Sekian sedikit penjelasan tentang apa itu fiber optik dan fungsi dari fiber optik. Semoga pembaca sekalian dapat memahami definisi fiber optik yang memang untuk sekarang ini marak digunakan oleh perusahaan telekomunikasi Indonesia.




Sumber :
https://www.beritateknologi.com/mengenal-lebih-dalam-tentang-kabel-fiber-optik/

KingRoot, Software Tools untuk Rooting semua Smartphone Android

Sekarang ini, penggunaan smartphone telah mendominasi para pengguna ponsel di seluruh dunia, tak tekecuali di Indonesia. Di Indonesia sendiri, pengguna smartphone Android menempati posisi tertinggi, karena smartphone Android memiliki banyak vendor serta memiliki jutaa aplikasi dan game di Play Store, hal itu yang membuat pengguna sistem operasi robot hijau ini menjamur. Nah, pastinya setelah bergelut dengan smartphone Android beberapa tahun terakhir ini, pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan kata “Root”. Mungkin sebagian dari Anda telah paham bahkan sering melakukan rooting pada smartphone Android Anda. Namun, bagi yang masih awam, kata “Root” pasti masih membingukan, terlebih dengan apa fungsi dan manfaatnya. Sebagian orang mendefinisikan root sebagai sebuah tindakan yang merugikan, karena hal tersebut dapat membatalkan garansi. Namun sebenarnya memiliki manfaat positif, root  sendiri adalah suatu system account yang memiliki kekuasaan absolut untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command, system, dalam sistem operasi berbasis linux. Rooting memiliki persamaan dengan hacking, yang berarti Anda dapat mengubah, menambah, menghapus bahkan merusak apa saja yang ada di dalam sistem. Untuk melakukan rooting sendiri dibutuhkan sebuah software tools. KingRoot merupakan salah satu software tools untuk melakukan rooting untuk semua smarthone Android. Software ini merupakan software besutan Tiongkok yang support hampir semua perangkat smartphone Android, entah itu mengggunakan MediaTek, Snapdragon, atau yang lainnya. Sedangkan untuk melakukan rooting sendiri dibutuhkan beberapa persyaratan serta backup terlebih dahulu data-data penting yang ada di smartphone Anda. Untuk beberapa model smartphone seperti HTC dan Sony Xperia akan membutuhkan tindakan yang lebih lanjut, karena kedua merek smartphone tersebut membutuhkan bootloader agar dapat melakukan rooting. Ingat, proses ini tidak dianjurkan bagi pengguna awam, karena hal ini tentu akan menimbulkan berbagai resiko seperti bootloop, atau bahkan yang lebih parah smartphone Anda akan mengalami brick, dimana smartphone akan mati total. Selain itu, proses rooting ini juga akan membatalkan garansi smartphone Anda. Persyaratan sebelum melakukan rooting: Pastikan kapasitas baterai tidak kurang dari 75% untuk mengantisipasi smartphone mati saat eksekusi sedang berjalan. Backup semua data-data penting di smartphone Anda, termasuk kontak, pesan, dan lain-lain. Pastikan perangkat mendapatkan akses internet saat melakukan rooting Cara melakukan rooting dengan KingRoot tanpa menggunakan PC: Masuk kedalam pengaturan sistem, kemudian masuk ke pilihan “Keamanan”, lalu centang pada bagian “sumber tidak dikenal”. Download software tool KingRoot pada smartphone Anda, kemudian instal. Kemudiaan jalankan aplikasi KingRoot, dan kemudian sistem akan menganalisa keperluan eksekusi rooting, jika telah memenuhi syarat, maka akan muncul lingkaran besar bertuliskan “Root”. Tekan lingkaran besar tersebut untuk mulai melakukan eksekusi rooting. Tunggu proses berjalan dan pastikan koneksi internet Anda aktif. Selanjutnya, Anda akan melihat tanda centang putih pada lingkaran besar yang menandakan proses rooting telah selesai. Anda juga akan melihat bar biru di bawahnya. Tekan di atasnya dan Anda akan melihat aplikasi KingUser. Setelah itu lakukan restart atau reboot agar sistem menjadi lebih stabil. Jika berhasil, maka Anda akan mendapati aplikasi KingUser ada di dalam menu Anda. Hal itu juga mengindikasikan bahwa smartphone Anda sudah berhasil di-root. Melakukan rooting pada smartphone Android memiliki beberapa manfaat, salah satunya untuk menghapus bloatware atau aplikasi yang tidak terpakai. Menghapus bloatware dibutuhkan akses root karena letak aplikasi tersebut berada di dalam sistem Android. Sekali lagi yang perlu diingat, bahwa melakukan rooting memiliki resiko yang cukup merugikan. Pastikan Anda benar-benar memahami prosedur rooting, serta mengetahui tindakan apa saja yang harus dilakukan jika ekseskui rooting gagal. Resiko rooting ditanggung masing masing pengguna.



Sumber :
https://www.beritateknologi.com/kingroot-software-tools-untuk-rooting-semua-smartphone-android/

SkyDrive Vs Google Drive, Perbandingan Fitur Dua Aplikasi Cloud Computing

Penyimpanan awan atau cloud storage menjadi opsi yang tepat untuk menyimpan sebuah file untuk sebuah perangkat elektronik dengan memori internal yang terbatas. Dengan memakai layanan cloud storage, pemilik perangkat mobile dengan kapasitas penyimpanan yang minimum masih bisa mendapatkan akses penyimpanan berkapasitas besar. Untuk layanan cloud storage, Dropbox mungkin menjadi pilihan sebagian besar pemilik handphone pintar. Dan, sebagai alternatif, Anda juga bisa memanfaatkan layanan penyimpanan awan yang ditawarkan oleh Microsoft dan Google, yakni SkyDrive dan Google Drive. Lalu, di antara kedua layanan penyimpanan awan tersebut, mana yang memberikan fitur lebih menguntungkan? Berikut ini adalah perbandingan keduanya. Google Drive Google Drive bisa dibukan dalam berbagai jenis platform, dari MAC, PC, OS Chrome, iOS hingga Android. Google pun baru saja membubuhkan fitur baru pada platform iOS yang membolehkan para penggunanya untuk melakukan editing. Selain itu, Anda juga bisa sharing file dengan para pengguna Google Drive yang ada di belahan dunia lain. Dan, dalam file yang tersebut juga akan muncul history yang memperlihatkan aktivitas penggunaan file, terutama jika Ada user lain yang melakukan editing. Untuk pengguna gratis, Google menyediakan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB. Selain itu, dengan membayar uang sebesar $2.5 USD per bulan, Anda bisa memperoleh kapasitas hingga 25GB. Dengan menggunakan Google Drive, Anda juga bisa menyimpan sebuah file yang ada di attachment Gmail secara langsung. Caranya pun cukup mudah, Anda bisa mengunduh ekstensi Google Chrome dari Chrome Webstore. SkyDrive Dari segi kapasitas penyimpanan, SkyDrive milik Microsoft memiliki kapasitas yang lebih besar. Untuk pengguna gratis, Microsoft menyediakan kapasitas sebesar 7GB. Sayangnya, para pengguna email Outlook.com tidak bisa secara langsung menyimpan file attachment di email ke SkyDrive. Sebagai gantinya, Anda bisa menyimpan file attachment di Gmail ke SkyDrive secara langsung menggunakan attachment.me. Sedangkan untuk fitur editing atau menampilkan dokumen, fitur yang dipunyai oleh SkyDrive tidak jauh berbeda dengan Google Drive. Pihak Microsoft pun menyediakan berbagai aplikasi SkyDrive yang bisa digunakan untuk multiplatform. Anda bisa memakai SkyDrive di PC, MAC, iOS ataupun Android. Bedanya, Microsoft juga memiliki tambahan platform, yakni Windows Phone.



Sumber :
https://www.beritateknologi.com/skydrive-vs-google-drive-perbandingan-fitur-dua-aplikasi-cloud-computing/

Tips Menjaga Keamanan Data Windows XP Meski tanpa Microsoft Support

Setelah 12 tahun setia menemani para pengguna XP, pada tanggal 8 April 2014 Microsoft telah memberhentikan layanan supportnya untuk Windows XP. Di sini bearti para pengguna Windows XP bakal mempunyai resiko yang lebih besar terkait masalah keamanan data. Sekilas, mungkin solusi yang paling mudah adalah menggantinya dengan versi Windows yang lebih baru seperti Windows 7 atau Windows 8. Namun, masih ada saja para user setia Windows XP dengan alasan yang beragam. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk anda para pengguna setia Windows XP agar tetap terjaga keamanan datanya meskipun support Microsoft sudah dihentikan, yaitu : Cek kembali dan yakinkan bahwa Windows XP yang anda miliki adalah update terakhir Windows. Setidaknya, Windows XP Service Pack 3 telah digunakan di komputer anda demi kemanan data yang lebih meyakinkan. Juga harus lebih bijak dan rajin terkait penggunaan software-software yang digunakan di OS Windows XP anda. Jangan sembarangan instal program yang tidak jelas asalnya, juga anda harus lebih rajin dalam melakukan update software-software tersebut. Jangan sembarangan instal antivirus, kami mennyarankan untuk menggunakan Avast. Cocok untuk tipikal para pengguna XP. Antivirus ini menyediakan tembok keamanan data yang cukup kuat dengan harga yang tidak teralu tinggi, bahkan free version Avast yang ada sudah lumayan kuat untuk menjaga keamanan data anda. Antivirus saja tidak cukup untuk menjaga Windows XP yang rawan dari ancaman virus, spy maupun malware. Download dan Instal program keamanan pendukung seperti Malwarebytes dan Spybot Search & Destroy yang bisa melakukan scanning secara regular dengan cukup baik. Kami merekomendasikan penggunaan dua software tersebut, tersedia dalam free version. Jika anda adalah user yang setia menggunakan Internet Explorer sepanjang waktu, diharapkan anda mulai menginstall dan menggunakan browser alternatif, khususnya Chrome dan Microsoft. Secara objektif, kedua browser ini memiliki performa yang lebih bagus dan sistem keamanan data yang lebih kuat. Periksa ekstensi yang digunakan di browser anda. Extensi yang ada di browser memiliki peranan yang cukup penting terkait keamanan data. Jika Extensi tersebut tidak jelas asalnya, segera remove. Selain membahayakan keamanan data anda ketika berselancar di internet, hal ini juga bisa berdampak pada kecepatan internet anda.  Gunakan Sistem back up yang dilakukan baik secara internal ataupun external. Andai saja anda sudah melakukan dengan baik 6 tips yang telah kami berikan di atas, tentu masaih ada kemungkinan serangan virus, spy dan malware pada Windows XP anda. Selalu masukan file-file penting dalam daftar “Backpacked file” untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk.




Sumber :
https://www.beritateknologi.com/tips-menjaga-keamanan-data-windows-xp-meski-tanpa-microsoft-support/

Alasan Mengapa Harus Menginstal OS Linux di Komputer

Dibandingkan sistem operasi lainnya, OS Linux memang mempunyai tingkat popularitas yang rendah. Terlebih jika dibandingkan dengan Windows. Meski begitu, hal ini tidak mengurangi kelebihan yang bisa dijumpai pada Linux. Mulai dari ketersediaan distro yang bejibun dan fitur-fitur menarik yang ada di dalamnya. (kredit: Gizmodo) Meski begitu, memang tak bisa dimungkiri kalau Linux sangat kurang diminati oleh masyarakat umum. Mereka yang memakai Linux kebanyakan adalah yang sudah ‘jago komputer’. Padahal, saat ini banyak juga lho distro Linux yang bisa digunakan dengan cukup mudah untuk para pemula. Bagi yang masih ragu untuk menggunakan OS Linux, mungkin lima alasan di bawah ini bisa dijadikan pertimbangan. 1. Menginstal Linux tak berarti meninggalkan Windows Lho Sistem operasi Linux bisa diinstal pada komputer secara berbarengan dengan OS Linux, atau dual boot. Ditambah lagi, menginstal Linux juga bisa dilakukan menggunakan USB flash disk. 2. Pengaturan mudah Bayangan pertama kali yang muncul saat memikirkan Linux adalah penggunannya yang ribet. Namun jangan salah, seperti yang telah diungkapkan di atas, Linux saat ini bisa juga digunakan oleh para pemula. Ubuntu misalnya. Distro Linux yang satu ini didesain untuk para pemula lengkap dengan fitur-fitur seperti yang ada pada Windows. 3. Aplikasi yang dibutuhkan, semuanya tersedia Menggunakan Linux pun dibarengi dengan keberadaan aplikasi yang menunjang. Mulai dari keberadaan aplikasi Thunderbird untuk sarana email, LibreOffice untuk membuat dokumen, Evolution yang merupakan versi Linux dari Outlook, aplikasi edit foto GIMP dan lain-lain. Pengguna Linux pun dapat pula memakai aplikasi populer seperti Google Chrome, VLC Player, Dropbox, Skype ataupun Spotify. Dan jangan lupa, saat ini juga cukup banyak aplikasi yang bisa diakses secara online. Office Online dari Microsoft adalah salah satu contohnya. 4. Keamanan terjaga Dibandingkan Windows, pengguna Linux sangatlah kecil. Hal ini pun berdampak positif terkait keamanan data pada komputer. Jumlah hacker yang melakukan aksi isengnya di perangkat Linux pun sangat terbatas. Ditambah lagi, OS Linux merupakan sebuah sistem operasi yang didesain untuk keamanan. 5. Memakai Linux = mendukung komunitas open source Penggunaan Linux juga merupakan salah satu aksi dukungan terhadap komunitas open source. Hal ini pun bakal berdampak positif pada ketersediaan aplikasi-aplikasi gratis yang bisa digunakan secara bebas. Semakin banyak dukungan, tentu saja semakin banyak aplikasi gratis yang bakal dikembangkan.



Sumber :
https://www.beritateknologi.com/5-alasan-kenapa-kamu-harus-menginstal-os-linux-di-komputer/