Sabtu, 10 Oktober 2015

Tugas Bahasa Indonesia 1

Peranan dan Fungsi Bahasa

Pengertian Bahasa
Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.
Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli
Sahabat pembaca, untuk mampu membangun pemahaman terbaik mengenai definisi bahasa, bagaimana kalau kita lihat tentang bagaimana para ahli mendefinisikan Bahasa? Lalu tentu saja menarik kesimpulan atau merekonstruksi pemahaman terbaik di benak kita? Baik, ini dia beberapa pengertian bahasa menurut para ahli.
1.     Menurut Mc. Carthy, bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir.
2.     Menurut William A. Haviland, Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.
3.     Menurut Wibowo (2001), Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
4.     Menurut Keraf Smarapradhipa (2005), ia memberikan dua pengertian mengani bahasa, yakni 1) menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia; 2) Bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
5.     Menurut Mackey (1986), bahasa adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.

Fungsi Bahasa
Fungsi umum bahasa, dilihat dari tujuan penggunaannya berikut ini adalah beberapa fungsi bahasa:
1.     Dalam tujuan praktis, bahasa berfungsi untuk melakukan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
2.     Dalam tujuan artistik, bahasa yang diolah, dan dirangkaikan dengan indah dapat berfungsi sebagai media pemuasan rasa estetis manusia.
3.     Dalam tujuan pembelajaran, bahasa merupakan media untuk mempelajari berbagai pengetahuan, baik yang berada pada lingkup bahasa itu sendiri, ataupun diluar bahasa.
4.     Dalam tujuan filologis, bahasa berfungsi untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia, kebudayaan dan adat-istiadat, serta perkembangan bahasa itu sendiri.
5.     Bahasa juga berfungsi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam bidang teknologi sendiri, bahasa juga digunakan pada konsep kecerdasan buatan.
Sementara, jika ditilik dari sudut pandang penutur, pendengar, topik, kode dan amanat pembicaraan, maka sedikitnya ada enam fungsi bahasa yakni sebagai berikut:
·         Fungsi Personal (Pribadi)
·         Fungsi Direktif
·         Fungsi Fatik
·         Fungsi Referensial
·         Fungsi Metalingual atau Metalinguistik
·         Fungsi Imajinatif

Ragam dan Laras Bahasa
Pengertian Ragam dan Laras
Pengertian Ragam Bahasa
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.
Pengertian Laras Bahasa
laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan pemakaianya.dalam hal ini kita mengenal iklan, laras ilmiah,laras populer,laras featue,laras komik,laras sastra, yang masih dapat di bagi atas laras cerpen, laras puisi,laras novel, dan sebagainya.
Macam-macam Ragam Bahasa
Yaitu bisa dibagi 3 berdasarkan media,cara pandang penutur, dan topik pembicaraan.
1. Ragam bahasa berdasarkan media
a.   Ragam bahasa Media (Lisan)
Ragam bahasa baku lisan didukung oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan kalimat.
Namun hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan kalimat dan unsur-unsur didalam struktur kalimat tidak menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi pembicara menjadi pendukung didalam memahami makna gagasan yang disampaikan secara lisan.
Pembicara lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan pembicara lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Jika ragam bahasa dituliskan, ragam bahasa itu tidak bisa disebut ragam bahasa tulis, tetapi tetap disebut sebagai ragam lisan. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak  menunjukan cir-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dengan tulisan,  ragam bahasa serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis. Kedua ragam itu masing-masing adapun ciri dari keduanya:
Ciri-ciri ragam lisan:
·         Memerlukan orang kedua/teman bicara.
·         Tergantung kondisi, ruang, dan waktu.
·         Tidak harus memperhatikan gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
·         Berlangsung cepat
b.Ragam Tulis
Dalam penggunaan ragam bahasa baku tulisan makna kalimat yang diungkapkan nya ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan unsur kalomat. Oleh karrena itu, penggunaan ragam baku tulis diperlukan kecermatan dan ketepatan dalam pemilihan kata, penerapan kaidah ejaan, struktur bentuk katadan struktur kalimat, serta kelengkapaan unsur-unsur bahasa di dalam struktur kalimat.
Ciri-ciri ragam tulis:
1.      Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
2.      Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu;
3.      Harus memperhatikan unsur gramatikal;
4.      Berlangsung lambat;
5.      Selalu memakai alat bantu;
6.      Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
7.     Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
           Contohnya: “Saya sudah membaca buku itu”.
Perbedaan antara ragam lisan dan tulisan (berdasarkan tata bahasa dan kosa kata ) :
Tata Bahasa :
a.       Ragam Bahasa lisan
1)      Nia sedang baca surat kabar.
2)      Ari mau nulis surat.
3)      Tapi kau tak boleh menolak lamaran itu.
b.      Ragam bahasa tulisan.
1)         Nia sedang membaca surat kabar.
2)         Ari mau menulis surat.
3)         Namun, engkau tidak boleh menolak lamaran itu.
Kosa kata :
a.       Ragam bahasa lisan
1)    Ariani bilang kalau kita harus belajar.
2)    Kita harus bikin karya tulis.
3)    Rasanya masih terlalu pagi buat saya, Pak
b.      Ragam bahasa tulisan
1)    Ariani mengatakan bahwa kita harus belajar.
2)    Kita harus membuat karya tulis.
3)    Rasanya masih telalu muda bagi saya, Pak.
2.Ragam bahasa Indonesia dari cara pandang penutur.Berdasarkan cara pandang penutur, ragam bahasa indonesia terdiri dari ragam dialek, ragam terpelajar, ragam resmi dan ragam tak resmi.
 Contoh:
Ragam dialek     : “Gue udah baca itu buku ”
Ragam terpelajar : “Saya sudah membaca buku itu”
Ragam resmi       : “Saya sudah mmbaca buku itu”
Ragam tak resmi  : “Saya sudah baca buku itu”
3.Ragam bahasa Indonesia menurut topik pembicaraan.Berdasarkan topik pembicaraan, ragam bahasa terdiri dari ragam bahasa ilmiah, ragam hukum, ragam bisnis, ragam agama, ragam sosial, ragam kedokteran dan ragam sastra.
Ragam hukum     : Dia dihukum karena melakukan tindak pidana.
Ragam bisnis       : Setiap pembelian diatas nilai tertentu akan diberikan diskon.
Ragam sastra       : Cerita itu menggunakan Flashback.
Ragam kedokteran: Anak itu menderita penyakit kuorsior





Pendapat Tentang Ragam bahasa Di Indonesia
Di Indonesia ragam bahasa yang digunakan sama dengan ragam bahasa pada umum nya,yakni variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. hanya saja belakangan ini muali tampak sedikit berubah dari ragam bahasa yang baik, terutama di kalangan remaja, remaja kerap kali tidak menghiraukan lawan bicaranya, terkadang beberapa remaja masa kini, sudah emnganggap lawan bicara yang lbih tua sepadan/mreka anggap sebagai teman seumuran, padahal seharusnya yang lbih muda jauh lbih menghormati dan lbih sopan ktika berbicara dengan yang lbih tua.


Minggu, 26 April 2015

Review tentang Interaksi Manusia dan Komputer




Description: http://ts1.mm.bing.net/th?id=JN.xwnaR%2f9SnQepKNLI9M%2fdkA&pid=15.1&P=0
Apakah yang dimaksud dengan interaksi manusia dan computer atau lebih dikenal dengan Human computer interaction adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, & implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia.
dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon.
Fungsi interaksi manusia dengan komputer
Fungsi utama disusunnya berbagai cara interaksi manusia & komputer :
untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly).



Unsur-unsur Interaksi Manusia dan Komputer:

1. Psikologi
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang memepelajari perilaku manusia dan proses mental. Menurut Plato, psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakikat dan hidup jiwa manusia ( psyche = jiwa , logos = ilmu pengetahuan ).

Hubungan IMK - Psikologi
Dalam merancang sebuah sistem harus disesuaikan dengan pengguna. Mengingat setiap user memiliki sifat dan perilaku yang berbeda, dalam perancangan program harus di perhatikan .
·         Siapa target pengguna program
·         Bagaimana lingkungannya
·         Bagaimana perilaku mereka secara umum sehingga hasil program lebih user friendly.

Psikologi Warna Dalam Design Interface 
Warna merupakan aspek penting dalam pembangunan sebuah design interface, warna diyakini memberikan banyak konstribusi bagi kenyamanan interaksi user dengan antar muka yang dipergunakannya. Oleh karena itu pihak programmer sudah sewajibnya memperhatikan aspek psikologi pemakaian warna dalam perncangan design interface aplikasi yang dibuatnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam psikologi warna antara lain :

·         Hindarkan penggunaan warna yang melelehkan mata, contohnya : cyan, magenta, kuning secara bersamaan.
·         Untuk pemakaian user pada usia tua , sebaiknya menggunakan warna yang tajam.
·         Menghindarkan penggunaan warna merah dan hijau dalam skala besar pada tempat bersebrangan.
·         Kombinasi warna hijau dan biru secara psikologis menimbulkan citra yang jelek.
·         Hindarkan penggunaan warna tunggal untuk menolong pengguna yang mempunyai keterbatasan dalam melihat warna. 


2. Ergonomi

·         Suatu bidang studi yang mencari atau menangani desain peralatan dan tugas-tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia dan limitnya 
·         Faktor kenyamanan kerja 
·         Ergonomi harus bisa memahami seluruh keadaan manusia, baik dari segi anatomi, fisiologi, psikologi, engineering, manajemen, dan desain/perancangan untuk membuat desain tugas yang berguna 
·         Aturan atau kebijaksanaan dalam bekerja 
·         Ramah penggunaan di segala tempat dan bidang 
·         Bahwa seorang pekerja yang mengoperasikan banyak peralatan, namun dapat dijangkau dengan mudah 
Keuntungan Penerapan Ergonomi Bagi Pekerja
Lebih baik dalam mengerjakan tugasnya
Lebih sehat
Meningkatkan kepuasan kerja
Lebih produktif
Aspek Ergonomi dari Stasiun Kerja
Stasiun kerja: sistem komputer termasuk mebeler yang digunakan, mis: kursi, meja
Permasalahan yang muncul jika seorang operator komputer terlalu lama bekerja di depan komputer:
Serangan miopi yang semakin besar
Keluhan mata, mis: iritasi, ketegangan mata
Ketegangan punggung, otot siku, dan otot pundak

3. FAKTOR BISNIS

Faktor ini mempengaruhi perkembangan dan semakin memudahkan terjadinya interaksi manusia dan komputer. Persaingan bisnis yang semakin ketat menghasilkan produk yang lebih mudah digunakan.
Perusahaan hardware berusaha membuat produk yang memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhannya, misalnya alat elektronik seperti ponsel, PDA, dan komputer yang makin fleksibel. Hal ini juga memacu perkembangan perangkat lunak yang lain yang juga semakin memudahkan manusia berinteraksi dengan mesin. Prinsip ekonomi juga berlaku, semakin banyak permintaan pasar, para penyuplai pun akan berusaha untuk memenuhinya.
    
 4. DESAIN /PERANCANGAN
Rasionalitas Desain / Perancangan adalah informasi yang menjelaskan alasan mengapa suatu keputusan dalam suatu tahap perancangan / desain dibuat atau diambil.
Beberapa keuntungan rasionalitas perancangan:
·         Dalam bentuk yang eksplisit, rasionalitas perancangan menyediakan mekanisme komunikasi diantara anggota team desain sehingga pada tahapan desain dan atau pemeliharaan (maintenance), anggota team memahami keputusan kritis / penting mana yang telah dibuat, alternatif apa saja yang telah diteliti, dan alasan apa yang menyebabkan suatu alternatif dipilih diantara alternatif lainnya.
·         Akumulasi pengetahuan dalam bentuk rasionalitas desain untuk suatu set produk dapat digunakan kembali untuk mentransfer apa saja yang telah bekerja dalam suatu situasi ke situasi lainnya yang mirip.
·         Usaha yang diperlukan untuk menghasilkan sebuah rasionalitas desain memaksa desainer (perancang) untuk bersikap hati-hati dalam mengambil suatu keputusan desain.
Referensi



5. SOSIOLOGI
berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagaiilmu pengetahuan tentang masyarakat.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.  Sosiologi berkaitan dengan studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial. Adanya kekhawatiran sementara orang tentang akan di PHK-nya mereka atau disingkirkannya mereka dari kantor mereka karena adanya otomatisasi kantor sering menjadi bahan yang menarik untuk didiskusikan.
Sosiologi Mempelajari tingkah laku manusia di dalam kontak sosial. Sebagai contoh :
·         Bagaimana tigkah laku seseorang mempengaruhi yang lain;
·         Pengaruh dari suatu grup kepada anggotanya sikap dan perilaku / tingkah laku;
·         Pengaruh dari seorang anggota kepada aktivitas grupnya dan struktur;
·         Hubungan antara struktur dan aktivitas dari grup yang berlainan.
TUJUAN 
bertujuan untuk membangun produk reliable;
·         mudah dipelajari
·         berkesan jika digunakan
·         menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable)
·         aman (safe),dan
·         memberi kepuasan serta pengalaman yang menyenangkan
Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancang dapat mempunyai sifat yang akrab dan ramah dengan users. Namun untuk merancang sistem yang mudah digunakan users, para perancang harus memahami aspek-aspek psikologi yang dimiliki oleh users, karena setiap users mempunyai ciri-ciri khusus dan kebiasaan yang berbeda dalam menggunakan sebuah sistem komputer

MENGANALISA BLOG SENDIRI DENGAN 5 UNSUR DALAM INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER




 
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1juB37KSd_i5ciF_kkny1jEC4KRYvTBx10VitcDJrg7IgrklVQ3L9Vx4yWYVCwLsQPMaJvSBpDgsJsdql1VVDBy6DwGHGRt8BOq89Z3fofIbfwDRfwe2SzXuOKNksEEH8otk24oLiur_z/s200/blogger.png

1. PSIOLOGI
    
Warna merupakan aspek penting dalam pembangunan sebuah design interface, warna diyakini memberikan banyak konstribusi bagi kenyamanan interaksi user dengan antar muka yang dipergunakannya. oleh karena itu dalam blog saya ini warnanya sangat cocok dengan user yang sudah memasuki umur dewasa seperti 15th sampai 20an th. tapi jika warna untuk user yang memasuki umut 30an keatas kurang maksimal karena warnanya kurang tajam,  dan diblog saya juga masih belum sempurna dan didalam psiologi warna hijau yang merata menimbulkan citra yang jelek bagi user. 
2. ERGONOMI 
    Di blog saya dalam ergonominya masih belum sesuai dengan ukuran hurufnya karena masih ada user yang harus memakai kacamata untuk melihat atau membaca blog saya, dalam blog saya ini tidak memberikan efek suara bagi user yang mempunya keterbatasan khusus, seperti contohnya tunanetra. 
3. BISNIS 
     Bisnis merupakan menjual barang atau jasa kepada user atau konsumennya. didalam blog saya ini masih belum bisa dijual atau dipasarkan, karena masih belum ada isi blog yang memumpuni untuk dijual atau di pasarkan untuk user. 
4. DESAIN
      Desain bisa diartikan sebagai seni terapan yang berkreatif, didalam blog saya masih sangat kurang sekali desainnya, dan masih belum bisa memberikan efek kemauan untuk membaca blog saya, dan di blog saya ini juga masih sangat kurang sekali tentang informasi informasi yang dibutuhkan, karena masih berisi tentang tugas tugas kuliah saja, dalam gambarnya juga masih kurang kerana saya pikir ini hanya tugas, tapi setelah saya berfikir panjang ternyata efek gambar itu sangat perlu disuatu blog atau media sosial lainya. 
5. SOSIOLOGI 
       Sosiologi adalah ilmu pengetahuan masyarakat, dalam bermasyarakat kita harus bisa menjaga perkataan dan sopan santun. sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hail - hasil pemikiran ilimiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum, di blog saya ini dalam segi bahasa yang bersosiologi  tidak ada yang menyinggung perasaan user dalam kata-kata, dan berbahasa dengan baik dan sopan, engan penyampain yang baik dan tidak mencela.